Tren Sosial Media 2018 di Mata Saya - Nanarow.com
808
post-template-default,single,single-post,postid-808,single-format-standard,qode-quick-links-1.0,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,qode-content-sidebar-responsive,qode-theme-ver-11.2,qode-theme-bridge,wpb-js-composer js-comp-ver-5.2.1,vc_responsive

Tren Sosial Media 2018 di Mata Saya

Sudah lama rasanya nggak posting status di Facebook, sudah lama juga nggak ganti profil pic ataupun upload foto-foto daily activity. Padahal kalau boleh diakui, fitur-fitur FB kini semakin canggih dari hari ke hari.
 
Ya begitulah, hype sosial media suka datang dan pergi. Facebook pernah berjaya di masanya, kemudian redup, kemudian tenar lagi. Meski begitu, kontennya nggak pernah lepas dari diskusi politik dan ads yang bertebaran di sana-sini.
 
Ada masanya di mana orang yang dulu suka curhat di Facebook lalu beralih ke Twitter dan Path. Sayang kejayaan Path nggak begitu lama. Tahun 2017 namanya kian pudar, seakan mati segan hidup pun enggan.
 
Sebaliknya, Youtube dan Instagram sedang berada di atas angin. Sedihnya jumlah Youtuber dan Selebgram terus dan terus bermunculan. Fitur Insta Story paling menjadi incaran. Meski umurnya belum lama, angka user-nya bahkan mampu mengalahkan pengguna Snapchat yang sudah duluan mengusung fitur serupa.
 

Twitter Gulung Tikar?

 

Dari dulu saya pribadi lebih suka Twitter dibanding Facebook, Path, Instagram, atau sosial media lain yang mengandalkan fitur live streaming. Alasannya simple, kontennya jauh lebih informatif. Jarang-jarang sih nemuin orang curhat atau show off di sini. Paling parah ya cuma nyinyir.

Era Twitter memang sudah lama lewat. Tahun 2016 – 2017 menjadi masa-masa terberat Twitter untuk tetap struggling di dunia sosial media. Sempat muncul issue mau gulung tikar, tapi toh sampai sekarang nggak terbukti. Twitter justru sedang berevolusi dan mulai kembali dilirik. Buat yang belum tahu, sejak November 2017 kemarin Twitter sudah memperpanjang cuitannya hingga 280 karakter. Selain itu berbagai inovasi fitur lainnya juga mulai disematkan. Para pengguna pun bisa lebih bebas berekspresi.

Nah, kalau kamu sendiri gimana, tahun 2018 lebih suka pakai sosial media apa?

No Comments

Post A Comment